134 Napi Penghuni Lapas IIB Humbahas dapat Remisi Kemerdekaan RI ke-72


Gbr-1. Wakil Bupati Humbahas, Saut Parlindugan Simamora menyerahkan Remisi Umum 17 Agustus 2017 kepada dua orang perwakilan Narapidana di Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan

Doloksanggul (…)

Seratus Tiga Puluh Empat Narapidana penghuni lapas IIB Humbang Hasundutan mendapat remisi Kemerdekaan RI ke-72, remisi ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Saut Parlindungan Simamora kepada dua perwakilan narapidana pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 di Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan (17/8) pagi hari.

Dalam sambutan Menteri Hukum dan HAM RI yang dibacakan  Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Saut Parlindugan Simamora menyampaikan Tema besar kemerdekaan RI adalah “Indonesia Kerja Bersama” dan ini sangatlah tepat jika dikaitkan dengan kondisi bangsa kita saat ini. Pada kesempatan ini mari kita bersama-sama bergandengan tangan, bahu membahu membangun Indonesia, khususnya di bidang Hukum dan HAM yang menjadi tanggungjawab dan amanah kita sebagai ASN Kementerian Hukum dan HAM.

Masih dalam sambutan Menteri Hukum dan HAM, kemerdekaan yang kita nikmati dan rasakan ini adalah hasil kerja keras dan jerih payah para pendahulu kita. Beliau-beliau adalah para pejuang, pahlawan yang rela berkorban jiwa dan raga, membela serta memperjuangkan tanah air tercinta yaitu Indonesia. Sehingga sudah sepantasnya kita sebagai generasi penerus perjuangan harus mampu bersyukur dan mengisi dengan kinerja dan karya nyata bagi bangsa Indonesia tercinta.

Gbr-2. Pengibaran Bendera Merah Putih di Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan pada HUT Hari Kemerdekaan RI ke 72

Marilah kita memaknai momentum Peringatan Kemerdekaan RI ini dengan sungguh-sungguh dan penuh penghayatan. Tanamkan empati dan posisikan diri kita seakan-akan kita ikut memperjuangkan kemerdekaan dengan peperangan.

Dimasa lampau, pengorbanan darah, harta dan nyawa menjadi menjadi taruhan bagi sebuah kebebasan dan masa depan bangsa yaitu Indonesia. Dan semua itu dilakukan dengan tulus, ikhlas dan sukarela oleh para pendahulu kita, pejuang kemeerdekaan RI. Rasanya malu jika kita hanya sebagai penonton dan tidak mengambil peran dalam pembangunan di negeri ini. Saya tidak mau jajaran Kementerian Hukum dan HAM menjadi masyarakat yang apatis dan skeptis terhadap pembangunan ini.

Indonesia perlu orang-orang sperti kita yang mampu bekerja secara PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan dan Inovatif). Membangun Hukum dan HAM adalah fondasi bagi pembangunan bidang lainnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa hokum dan HAM adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, hal ini dapat tercermin dari kebijakan revitalisasi dan reformasi hokum yang salah satu visinya adalah menghadirkan kembali negara yang melindungi segenap bangsa, dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara.

Artinya bahwa Hukum dan HAM  menjadi dasar bagi proses revitalisasi dan reformasi hukum mulaidari pelayanan public, penyelesaian kasus, penataan regulasi, pembenahan manajemen perkara, penguatan SDM, penguatan kelembagaan, hingga pembangunan budaya hokum. Tidak hanya itu, Hukum dan HAM menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, yang tercermin melalui aktivitas kegiatan prioritas yang bertujuan untuk Penataan Regulasi yang baik, Penegakan Hukum yang professional, dan Perwujudan Masyarakat yang Berbudaya Hukum yang kuat.

Gbr-3. Kepala Sub Bagian Pelayanan Tahanan, Zaleani S melaporkan bahwa Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 72 Siap Untuk dilaksanakan

Tugas dan peran startegis Kementerian Hukum dan HAM dalam mengisi pembangunan di Republik ini tidaklah ringan, namun juga tidak akan menjadi “berat” jika kita laksanakan dan kerjakan dengan bergotong royong, bertanggungjawab, secara tulus dan ikhlas bekerja dan berkinerja sesuai dengan profesionalisme masing-masing secara akuntabel.

Mari kita tumbuhkan “sense of belonging” terhadap Indonesia, menjaga kesaktian Pancasila, menjalankan UUD Tahun 1945 dan merawat sinergitas dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Kebesaran suatu bangsa ditentukan oleh mentalitas anak bangsanya.

Bahkan dalam pidatonya terdahulu, Bung Karno mengatakan, “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkahpun”.

Jajaran Kementerian Hukum dan HAM harus mampu menjadi pelopor bukan pengekor, bekerja giat tanpa menghujat, berkarya tanpa mencela, dan berprestasi tiada henti.

Gbr-4. Posisi penghormatan kepada Bendera Merah Putih pada Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 72 di Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan

Pada akhirnya, semangat juang para pendahulu kita tetap harus ada di setiap langkah perjuangan kita saat ini dan yang akan datang. Karena sejatinya perjuangan belum usai. Sebagaimana Presiden Soekarno pernah mengatakan dalam salah satu pidatonya “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”.

Saatnya mengubah cara pandang, pola pikir, sikap, perilaku, dan cara kerja yang berorientasi pada kemajuan dan kemoderenan, sehingga Indonesi menjadi bangsa besar serta mampu berkompetisi di tingkat dunia harus segera diwujudkan, meskipun itu tidak mudah tetapi harus tetap optimis.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Humbahas, Robinson Perangin-angin, Amd IP, SH, M.Hum didampingi Kepala Sub Bagian Pelayanan Tahanan, Zaleani S usai acara menyampaikan kepada media dari 166 tahanan yang kita ajukan mendapat remisi Kemerdekaan RI ke 72, yang mendapat remisi masih 134 orang. Jumlah tahanan penghuni Rutan Kelas IIB Humbahas 353 orang, wanita 77 orang.

Ditambahkannya, kebanyakan tahanan merupakan kiriman dari luar, karena di daerah lain sudah melebihi kapasitas. Penghuni Rutan yang memang penduduk Humbang Hasundutan lebih kurang 50 orang selebihnya merupakan kiriman.

Rutan Kelas IIB memiliki kapasitas 150 tahanan, akan tetapi dibandingkan dengan rutan di daerah lain rutan masih lebih longgar, belum sampai mengganggu posisi tidur mereka. Dalam waktu dekat, kita mungkin akan menerima lebih kurang 100 orang tahanan lagi, tambah Robinson.

Gbr-5. Suasana Penaikan Bendera Merah Putih pada Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 72 di Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan

Turut hadir pada upacara Hari Kemerdekaan RI ke 72 dan pemberian remisi di Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan Waka Polres Humbahas, Kompol T. Pasaribu, Asisten Pemerintahan, Drs. Tony Sihombing, MIP, Kasatpol PP, Mangupar Simanullang, SH, Kepala Bakesbang, Drs. Houtman Sinaga, SH, Kadis Kominfo, Drs. Hotman Hutasoit, Kadis sosial, Paiman Purba, S.Sos, dan Sejumlah Personil Kepolisian, Kasat Narkoba, AKP Nurdin Wagito, Kasat Sabhara, AKP Mukson serta sejumlah ASN lainnya. (rel/ ST/ Kominfo)