SEMINAR PEMAHAMAN DINI KANKER SERVIKS DAN KANKER PAYUDARA SERTA SOSIALISASI GERMAS DI HUMBANG HASUNDUTAN


Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Dinas Kesehatan mengadakan seminar sehari tentang pemahaman secara dini kanker serviks dan kanker payudara serta sosialisasi tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam rangka HKN (Hari Kesehatan Nasional) ke -53 tahun 2017. Seminar itu dibuka Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE diwakili Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Drs August Panuturi Marbun, M.Si, Kamis (9/11) di Aula Huta Mas Doloksanggul.

Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor SE dalam sambutannya mengatakan seiring dengan Pelaksanaan Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga dan mendorong kerjasama lintas kementerian dan lembaga melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Gerakan ini merupakan sebuah gerakan guna mendorong masyarakat untuk berperilaku hidup sehat, yang pada akhirnya dapat membentuk Bangsa Indonesia yang kuat,  dan tentu saja gerakan ini tidak hanya melibatkan lintas program tetapi juga lintas sektor terkait. Komponen terpenting dalam pencegahan penyakit adalah perilaku, selain juga dipengaruhi kualitas lingkungan serta sarana dan prasarana pelayanan kesehatan. Untuk itu kita perlu terus berupaya untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat khususnya di dalam lingkungan keluarga. Dengan cara demikian berarti kita membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam hidup sehat sebagai promotif dan preventif yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Sehingga tercipta masyarakat yang produktif yang dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Belakangan ini kita sering mendengar mengenai Kanker Serviks dan Kanker Payudara. Kanker ini memang momok bagi perempuan, karena merupakan pembunuh wanita yang menakutkan. Kanker Serviks atau Kanker Leher Rahim biasa juga disebut Kanker Leher Rahim (KLR). Mengingat fakta yang mengerikan ini, maka berbagai tindakan pencegahan dan pengobatan telah dibuat untuk mengatasinya.  Kejadian Kanker Serviks dan Kanker Payudara akan sangat mempengaruhi hidup dari penderitanya dan keluarganya serta juga akan mempengaruhi sektor pembiayaan kesehatan oleh pemerintah. Oleh sebab itu peningkatan upaya penanganan Kanker Serviks dan Kanker Payudara, terutama dalam bidang pencegahan dan deteksi dini sangat diperlukan setiap pihak yang terlibat.

Sementara Kadis Kesehatan Humbahas dr Budiman Simanjuntak M.Kes mengatakan dalam seminar ini diikuti 238 orang yang berasal dari SKPD se- Kabupaten Humbang Hasundutan, TP.PKK Kabupaten Humbang Hasundutan, DWP, Kantor Kecamatan se- Kabupaten Humbang Hasundutan, UPT. Puskesmas se- Kabupaten Humbang Hasundutan, TP.PKK Kecamatan se- Kabupaten Humbang Hasundutan, Organisasi IBI Kabupaten Humbang Hasundutan, Organisasi IDI Kabupaten Humbang Hasundutan dan dari Organisasi PPNI Kabupaten Humbang Hasundutan.

Budiman Simanjuntak menjelaskan tujuan dilaksanakannya seminar dan sosialisasi ini untuk meningkatkan  pengetahuan  dan Pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta jajarannya, tentang deteksi secara dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara  dan Tersosialisasikannya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dijelaskan pula bahwa dalam seminar sehari ini ada tiga kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu Sosialisasi  Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan mendatangkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provsu yaitu Kabid Kesehatan Masyarakat Ridesman Nasution, M. Kes. Kegiatan kedua yaitu seminar tentang Pemahaman Secara Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara dengan narasumber dokter specialist kandungan dan kebidanan RSUD Tarutung dr.Patuan Andre Hutabarat, Sp.OG. Dan yang ketiga kegiatan sosialisasi tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat dengan narasumber Lamtiar Sihite, S. Farm dari Kabupaten Tobasa dan sebagai kegiatan tambahan yaitu Promosi dari Indofood Sukses Makmur. Semoga hasil seminar ini dapat diterapkan pada diri sendiri dan terutama bagi keluarga kita masing-masing, keluarga sehat, desa sehat dan masyarakat sehat. Sehingga tercapailah Bangsa Indonesia yang sehat. (rel/np/Diskominfo)